Panyabungan, Bupati Madina H.Amru Daulay SH meninjau kembali warga yang terkena musibah banjir bandang di tujuh desa yang ada di Kec. Muara Batang Gadis, dalam kesempatan itu H. Amru Daulay SH juga memberikan bantuan terhadap korban yang keluarganya meninggal dunia dengan rincian Rp.3 juta per orangya.
Hal tersebut di sampaikan Kabag Humas Santel Dan PDE melalui Kasubag PDE Mawardi Hasibuan, SE selain memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai Amru Daulay juga menjanjikan akan merelokasikan rumah warga yang hancur di hantam banjir dan hingga saat ini tinggal menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat.
Selain relokasi yang di janjikan oleh Bupati Madina jalan akan membuka jalan untuk menghubungkan 7 desa yang terkena banjir bandang karena ke tujuh desa tersebut merupakan desa yang terisolir, karna sampai saat ini untuk menjangkau daerah ini dibutuhkan waktu 8 jam perjalanan itu pun harus menaiki perahu spead boad dengan cara menelusuri sungai Batang Gadis.
Jalan alternatif yang di rencanakan oleh Pemerintah Daerah melalui Kec. Naga Juang, namun masih terkendala akibat jalan yang akan di buka merupakan Taman Nasional Batang Gadis dan Pemerintah Daerah akan meminta ijin kepada Mentri Kehutanan agar di perbolehkan untuk membelah sebagian perbukitan untuk dijadikan jalan menuju kec. Muara Batang Gadis.
“Dan hingga saat ini warga yang terkena musibah banjir bandang yang berada ditempat pengungsian sudah kembali keperkampungan, meskipun warga mendirikan rumah dengan alat dan bahan seadanya, dan dilihat kegigihan warga ingin memulai hidup baru kembali dan beraktivitas seperti hari-hari sebelumnya.
Sementara warga korban banjir bandang sangat berharap kiranya Pemerintah Daerah dapat mencari solusi agar pembukaan jalan menuju Kec. Muara Batang Gadis dapat terlaksana sehingga dapat nantinya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Belajar Berjalan Lancar.
Musibah yang melanda Kec. Muara Batang Gadis tidak membuat anak-anak sekolah untuk bermalas-malasan walapun berlajar ditempat tenda darurat yang telah di sediakan, karna para guru-guru selalu menanamkan rasa percaya diri agar tidak trauma atas kejadian banjir bandang yang telah melanda desa mereka.
Selaian menanamkan rasa percaya diri para guru juga memberikan motivasi dan diberi hiburan dengan cara bernyayi bersama, agar rasa trauma dan takut tersebut berangsur membaik, melihat kondisi para anak–anak sekolah dasar belajar yang berheimpitan akibat keterbatasan ruangan sangat di harapkan agar Pemerintah malalui Dinas Pendidikan secepatnya untuk dapat melaksanakan pembanguan gedung sekolah agar para siswa-siswi dapat belajar dengan tenang. Karena hingga saat ini dalam satu meja di isi oleh 5-6 siswa.
Dalam kesempatan itu Pemda Madina juga memberikan bantuan terhadap para anak didik Korban banjir bandang pakaian 3 stel setiap siswanya, disamping itu juga di berikan sepatu dan perlengkapan alat tulis lainya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Drs. H. Musaddad Daulay kepada wartawan mengatakan pihaknya akan melakukan upaya secepatnya untuk melaksanakan pembanguan gedung sekolah dasar yang sudah rusak parah akibat banjir badang. Dan hingga saat ini pengadaan mobiler dan ruang sekolah sudah menjadi target untuk secepatnya dilaksanakan pembangunanya ungkap Musaddad.
|